PERCOBAAN IV
PENENTUAN CHEMICAL OXYGEN
DEMAND (COD)
I.
TUJUAN
Adapun tujuan dari percobaan ini adalah untuk menentukan
harga COD dari suatu sampel air.
II.
DASAR TEORI
COD juga
merupakan parameter yang umum dipakai untuk menentukan tingkat pencemaran bahan
organik pada air limbah. COD adalah banyaknya oksigen yang dibutuhkan untuk
mengoksidasi secara kimia bahan organik di dalam air. Uji COD dapat dilakukan
lebih cepat dari pada uji BOD, karena waktu yang diperlukan hanya sekitar 2
jam.
Chemical Oxygen Demand (COD) atau Kebutuhan Oksigen
Kimia (KOK) adalah jumlah oksigen (mg O2) yang dibutuhkan untuk
mengoksidasi zat – zat organis yang ada dalam 1 liter sampel air. Angka COD merupakan
ukuran bagi pencemaran air oleh zat – zat organis yang secara alamiah dapat
dioksidasikan melalui proses mokrobiologis, dan mengakibatkan berkurangnya
oksigen terlarut di dalam air.
Oksigen terlarut adalah banyaknya
oksigen yang terkandung didalam air dan diukur dalam satuan ppm. Oksigen yang terlarut ini
dipergunakan sebagai tanda derajat pengotor air baku. Semakin besar oksigen
yang terlarut, maka menunjukkan derajat pengotoran yang relatif kecil.
Rendahnya nilai oksigen terlarut berarti beban pencemaran meningkat sehingga
koagulan yang bekerja untuk mengendapkan koloida harus bereaksi dahulu dengan
polutan – polutan dalam air menyebabkan konsusmsi bertambah.
Chemical Oxygen Demand (COD) yaitu jumlah oksigen
(mg O2) yang dibutuhkan untuk mengoksidasi zat-zat organis yang ada dalam
sampel air dimana peoksidasi K2Cr2O7 digunakan
sebagai sumber oksigen (oxidizing agent). Angka yang ditunjukkan COD merupakan
ukuran bagi pencemaran air dari zat-zat organik yang secara alamiah dapat
mengoksidasi melalui proses mikrobiologis dan dapat juga mengakibatkan
berkurangnya oksigen terlarut dalam air. Sebagian besar zat organis melalui tes
COD ini dioksidasi oleh larutan K2Cr2O7 dalam
keadaan asam yang mendidih.



